Rabu, 19 April 2023

5 HARI DI SOLO BUKTI JOKOWI MASIH PILIH GANJAR DARIPADA PRABOWO

Panen raya padi Desa Lajer Kabupaten Kebumen adalah moment indah yang memperlihatkan keharmonisan pemimpin negeri ini bersama dua capres potensial pilihan rakyat Indonesia. Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dengan masing-masing pakaian dinasnya melenggang turun ke sawah untuk menemui para petani.

Panorama padi sawah yang menguning minta dipanen, menjadi pelengkap dalam wacana besar menjadikan negara ini sebagai lumbung pangan dunia. Tapi harapan itu diterpa badai Piala Dunia U-20, yang kemudian digunakan oknum lain untuk mencuri kesempatan dari setitik celah diantara mereka.

Perbedaan pendapat yang muncul dari Jokowi dan Ganjar, menjadikan kesempatan besar bagi provokator untuk memecah belah keduanya. Sedangkan Prabowo hanya diam tanpa sikap, takut salah langkah dan nanti posisinya yang jadi korban.

Terbukti dengan keluarnya hasil survei LSI kemarin, nama Prabowo yang hanya diam saja cari aman tadi melambung tinggi di peringkat pertama. Jika disimulasikan pada tiga nama kandidat capres, Prabowo memang unggul di posisi teratas. Tapi jika dihadapkan dengan nama 19 orang yang masuk di bursa capres, nama Ganjar Pranowo masih merajai kedudukan.

Tapi nyatanya hal tersebut, tidak melunturkan dukungan Jokowi ke Ganjar. Kedatangan Jokowi ke Solo selama lima hari ini bukan sekedar temu kangen saja dengan cucunya, Jan Ethes. Tapi juga meredam isu yang dikeluarkan para provokator yang menimbulkan prasangka buruk antara Jokowi, Ganjar, dan PDIP.

Semua terlihat dalam moment kebersamaan dua pemimpin tersebut blusukan ke pasar-pasar di Boyolali. Bukan lagi bersama Prabowo, kini yang mendampinginya dari kabinet ada Menteri perdagangannya, Zulkifli Hasan.

Sudah diungkapkan oleh sang gubernur, bahwa harga bahan pokok di pasar-pasar Jateng itu relatif stabil. Dan ya, itu yang membuat Zulhas heran karena biasanya harga bahan pokok menjelang lebaran itu cenderung naik.

Blusukan Jokowi bersama Ganjar ini bukan hanya sekedar memantau harga bahan pokok saja. Tapi juga sebagai bentuk dukungannya kepada Ganjar menjelang kontestasi pilpres mendatang.

Dukungan kental Jokowi ke Ganjar ini semakin nampak, tatkala sang presiden lebih memilih kegiatan blusukan ke pasar daripada menghadiri acara militer HUT TNI AU kemarin. Jokowi tidak tergesa-gesa beranjak dari Jawa Tengah, ia menunjukkan dukungannya ke Ganjar melalui tindakannya.

Jokowi merasa lebih asik menyapa rakyat di Jateng, sekaligus menunjukkan dukungannya pada pemimpin mereka, daripada harus jogetan bersama Prabowo dalam acara HUT TNI AU di Jakarta.

Tidak berhenti di situ saja, ternyata ada tujuan lain dibalik siapa yang mendampinginya melakukan blusukan ke pasar. Selain alasan Zulhas sebagai Menteri perdagangan yang dapat mengamati kondisi jual-beli di pasar, ada alasan lain. Jokowi tidak mungkin mengajak Prabowo ke Boyolali, karena ditakutkan luka lama akan kembali lagi dengan kehadiran Prabowo.

Memangnya siapa lagi kalau bukan Ganjar yang dipilih Jokowi?

Disaat Prabowo saja sudah menjadi pemimpin yang di blacklist oleh warga di salah satu kabupaten di Jateng, karena kearogansiannya. Belum lagi kandidat satunya lagi, Anies Baswedan yang malah lebih parah lagi karena dia bagian dari antitesa Jokowi.

Hanya gubernur Jawa Tengah itu yang akan ia percayai untuk mengemban amanah setelahnya, meneruskan perjuangannya membawa negara ini ke arah kemajuan. Tidak ada yang lain hanya Ganjar seorang yang akan melanjutkan program-programnya selama ini.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...